Sidak dan Evaluasi Total MBG Tubo Sendana: Wakil Bupati Tekankan Standar Operasional dan Dinkes Temukan Ketidaklayakan Fasilitas Dapur

MAJENE, GARUDAPOS.ID – Menindaklanjuti dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten Majene menggelar rapat koordinasi dan klarifikasi di Aula Kantor Camat Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Rabu (14/1/2026). Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd., guna mengevaluasi kinerja Yayasan Kreatif Jaya Perdana selaku mitra pelaksana.

Dalam rapat tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Majene memaparkan hasil investigasi lapangan yang menunjukkan adanya pelanggaran serius terhadap standar keamanan pangan dan higienitas di dapur SPPG Tubo Sendana.

Kepala Dinas Kesehatan Majene, Dra. Hj. Yuliani, M.Adm. Pemb., mengungkapkan sejumlah temuan yang dinilai tidak memenuhi standar kesehatan, di antaranya:
Layout Bangunan: Posisi dapur tempat mengolah makanan ditemukan berhadapan langsung dengan toilet (WC).
Penyimpanan Bahan Baku: Bahan makanan disimpan di tempat yang tidak layak dan bercampur dengan tabung gas (baik berisi maupun kosong).
Higienitas Wadah: Penyimpanan wadah makanan (ompreng) ditemukan bersentuhan langsung dengan lantai, yang meningkatkan risiko kontaminasi.

“Kami instruksikan kepada Kepala SPPG dan Mitra untuk segera menindaklanjuti seluruh temuan investigasi ini. Standar penyimpanan bahan baku dan kebersihan fasilitas tidak boleh ditawar karena menyangkut kesehatan anak-anak kita,” tegas Hj. Yuliani.

Wakil Bupati Majene, Hj. Andi Rita Mariani, dalam arahannya meminta pengelola SPPG untuk segera melakukan perbaikan manajemen logistik secara menyeluruh. Beliau menekankan pentingnya pemisahan antara bahan baku basah dan kering, serta memastikan distribusi dilakukan dengan memperhatikan jarak tempuh sekolah.

“Jangan ada asumsi liar sebelum ada pemutakhiran data dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Sendana II mengenai jumlah pasti warga yang terdampak. Namun, perbaikan dapur dan pola simpan bahan baku wajib dilakukan sekarang juga. Wadah makanan tidak boleh menyentuh lantai dan bahan baku harus dipisahkan sesuai kategorinya,” ujar Wakil Bupati.

Sebagai tindak lanjut, Satgas MBG yang diketuai langsung oleh Wakil Bupati Majene akan segera melakukan rapat koordinasi dengan seluruh pengelola SPPG di Kabupaten Majene untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Camat Tubo Sendana Abd. Asis S.Pd., Kapolsubsektor Tubo Sendana Ipda Akil, Koordinator MBG Provinsi Sulawesi Barat, Koordinator MBG Kabupaten Majene, Kepala SPPG Tubo Sendana Amriadi, S.Hum., M.Hum., pihak mitra pelaksana, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Tubo Sendana.

Pertemuan berakhir pada pukul 14.00 WITA dengan komitmen dari pihak pengelola untuk segera melakukan pembenahan total di bawah pengawasan ketat Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kecamatan. Situasi di lokasi saat ini terpantau aman dan kondusif.(Rls/Abi)

related

Scroll to Top