MAJENE, GARUDAPOS.ID – Pemerintah Kecamatan Tammerodo Sendana melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan monitoring langsung ke kantor Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kecamatan Tammerodo Sendana pada Rabu (14/1/2026). Langkah ini diambil guna memastikan kualitas dan keamanan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan kepada siswa di wilayah tersebut.

Sidak ini dipimpin langsung oleh Camat Tammerodo Sendana, Edi Bastian, Amd, I.P, S.E, didampingi jajaran staf kecamatan. Kehadiran pimpinan kecamatan ini bertujuan untuk memverifikasi secara langsung kondisi dapur dan stok bahan baku pasca beredarnya isu negatif di media sosial.
“Kehadiran kami di SPPG Tammerodo hari ini adalah untuk merespons isu yang beredar di media sosial Facebook terkait adanya dugaan menu telur kadaluarsa. Kami ingin memastikan secara langsung bagaimana proses pengelolaan di lapangan,” ujar Edi Bastian di sela-sela kegiatannya.

Dalam monitoring tersebut, pihak kecamatan melakukan pengecekan terhadap kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, hingga prosedur distribusi. Hasil pemantauan ini penting untuk menjaga kepercayaan orang tua siswa dan masyarakat terhadap program nasional tersebut.
Sementara itu, Kepala SPPG Tammerodo, Ardi, kembali menegaskan bahwa isu yang sempat viral tersebut telah diklarifikasi. Ia menjamin bahwa seluruh menu yang keluar dari dapur SPPG telah melalui pengawasan dan dalam kondisi layak konsumsi.
“Berita tersebut sudah kami klarifikasi. Kami sangat mengapresiasi perhatian dari Bapak Camat melalui sidak ini sebagai bentuk dukungan agar pelayanan gizi di Tammerodo tetap berjalan maksimal dan sesuai standar kesehatan,” jelas Ardi.
Hingga saat ini, aktivitas di SPPG Tammerodo Sendana terpantau berjalan normal. Pihak pemerintah kecamatan mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya di media sosial dan menyarankan untuk melaporkan langsung jika ditemukan kendala teknis di lapangan. (Rls/Abi)






