Majene Juara Pelayanan Publik 2025: Raih Peringkat 2 se-Sulselbar dan Terbaik di Sulawesi Barat

GARUDAPOS.ID|MAJENE – Di bawah nakhoda Bupati Dr. H. Andi Achmad Syukri dan Wakil Bupati Dr. Hj. A. Ritamariani Basharoe, Pemerintah Kabupaten Majene kembali membuktikan tajinya di kancah nasional. Kabupaten Majene sukses meraih penghargaan bergengsi dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Dalam hasil evaluasi tersebut, Majene berhasil mengantongi nilai 3,97 dengan predikat Kategori B (Baik). Angka ini membawa Kabupaten Majene bertengger di peringkat 167 Nasional, sebuah lompatan prestasi yang mengukuhkan dominasi Majene di tingkat regional.

Pencapaian tahun 2025 ini terasa istimewa karena Kabupaten Majene berhasil melampaui nilai rata-rata Provinsi Sulawesi Barat serta seluruh kabupaten lain di wilayah tersebut. Tidak hanya itu, di tingkat regional yang lebih luas, Majene tercatat menduduki peringkat kedua terbaik se-Sulselbar (Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat).
Prestasi ini secara resmi tertuang dalam Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2025 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik pada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah Tahun 2025.

Keberhasilan ini dipandang sebagai buah dari komitmen pasangan kepala daerah yang akrab disapa AST-RITA dalam mereformasi birokrasi. Fokus utama mereka adalah menciptakan pelayanan yang profesional, transparan, dan sepenuhnya berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Pencapaian ini adalah bukti nyata kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah. Kami berkomitmen bahwa pelayanan publik bukan sekadar prosedur administratif, melainkan kehadiran negara untuk mempermudah urusan rakyat,” ungkap perwakilan Pemerintah Kabupaten Majene.

Meskipun telah meraih nilai tinggi, pemerintah daerah menekankan bahwa prestasi ini bukan merupakan titik akhir. Capaian ini justru menjadi stimulus bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus melahirkan inovasi pelayanan yang lebih efisien dan berbasis teknologi.

Target kedepannya adalah terus meningkatkan kualitas sarana prasarana serta responsivitas terhadap aduan masyarakat, guna mencapai predikat pelayanan prima (Kategori A) di masa mendatang.(Red*)

related

Scroll to Top