MAJENE, GARUDAPOS. ID – Upaya mendorong kemandirian petani dan pelestarian lingkungan terus digalakkan Di Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene. Pada Kamis (8/1), Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Gelombang XXVI menggelar sosialisasi sekaligus praktik langsung pembuatan pestisida nabati dan pupuk organik cair berbasis limbah rumah tangga.
Kegiatan ini difokuskan pada pemanfaatan media limbah sayuran yang selama ini sering terbuang percuma, untuk diolah menjadi produk pertanian bernilai guna tinggi.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN Unsulbar mempraktikkan langkah-langkah sederhana namun efektif dalam meracik pestisida nabati yang aman bagi ekosistem. Selain itu, mereka menunjukkan cara mengolah sisa-sisa sayuran menjadi pupuk organik yang kaya nutrisi bagi tanaman.
Penggunaan media limbah sayuran ini dipilih karena bahannya mudah didapatkan oleh warga di sekitar lingkungan rumah, sehingga dapat menekan biaya produksi pertanian sekaligus mengurangi volume sampah organik di desa.

Kehadiran Mahasiswa KKN Gelombang XXVI ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi para petani dan ibu rumah tangga dalam mengelola pekarangan atau lahan pertanian mereka. Dengan beralih ke pupuk dan pestisida alami, kualitas tanah dapat terjaga dan hasil panen menjadi lebih sehat untuk dikonsumsi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat bahwa limbah dapur seperti sisa sayuran memiliki potensi besar jika dikelola dengan benar. Kami berharap masyarakat bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tanamannya tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bahan kimia,” ujar Mutmainnah salah satu perwakilan mahasiswa KKN Unsulbar di lokasi kegiatan.
Warga yang hadir tampak antusias menyimak demonstrasi pembuatan pupuk tersebut. Banyak di antaranya langsung mencoba mempraktikkan cara pencampuran bahan dan proses fermentasi yang diajarkan oleh para mahasiswa.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Unsulbar Gelombang XXVI membuktikan peran aktif akademisi dalam memberikan solusi nyata atas permasalahan lingkungan dan ekonomi masyarakat pedesaan di Kabupaten Majene.
Penulis: Abi Garudapos






