Seminar Program Kerja “KKN UNSULBAR GEL. XXVI” Dibuka Di Desa Tammerodo Utara, Majene – Fokus Pengembangan Potensi Lokal Menjadi Smart Village

Majene, Garudapos.id – Pemerintah Desa Tammerodo Utara menyelenggarakan Seminar Program Kerja KKN Reguler Gelombang XXVI Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Tahun 2025 pada Hari Rabu, 24 Desember 2025, di Aula Kantor Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan yang mengusung tema “Dari Desa Untuk Negeri, Menyemai Kekuatan Lokal Menuju Smart Village” dihadiri langsung oleh Kepala Desa Tammerodo Utara Bapak Muliyadi, S.Pd.i, beserta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidik, dan para perangkat Desa serta para kader Posyandu yang hadir pada pagi hari. Melalui seminar ini, diharapkan terjalin kerja sama yang erat antara pemerintah desa dan mahasiswa KKN dalam mendukung kemajuan serta pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kordinator Desa KKN Muhammad Rizaldi mengucapkan puji syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena memungkinkan pertemuan tersebut. Dia menyampaikan bahwa mahasiswa KKN hadir di desa bukan untuk menggurui, melainkan untuk belajar, berkolaborasi, dan membersamai masyarakat serta pemerintah desa dalam mengembangkan potensi lokal. Berdasarkan observasi yang dilakukan, Desa Tammerodo Utara memiliki potensi yang besar, terutama di sektor perikanan dan daerah sekitar, yang apabila dikelola secara bersama dan berkelanjutan akan menjadi kekuatan utama bagi kemajuan desa menuju smart village. Di akhir sambutannya, dia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat yang telah menerima kehadiran mahasiswa KKN, sekaligus meminta maaf atas segala kekurangan dalam acara tersebut.

Kepala Desa Bapak Muliyadi, S.Pd.i, dalam sambutannya juga mengucapkan puji syukur dan mengirimkan salam serta shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri seminar.

Bapak Muliyadi menekankan bahwa pada hari ini akan ditentukan kegiatan-kegiatan KKN yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Dia menginginkan program KKN yang “murah meriah” – artinya program yang manfaatnya jelas terlihat di masyarakat, efisien, dan tidak memakan biaya yang banyak. Selain itu, dia mengharapkan mahasiswa KKN dapat mengkombinasikan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah dengan kondisi nyata di masyarakat.

“Dia adalah anak-anak kita, saudara-saudara kita,” ujarnya mengenai mahasiswa KKN. Dia juga menginginkan mahasiswa lebih banyak berjalan di masyarakat, akrab dengan warga, sehingga ketika mereka pergi, akan meninggalkan jejak yang dikenang oleh masyarakat. “Semoga pekerjaan mereka pada periode ini bisa memberikan dampak positif yang tetap teringat, terutama oleh warga dusun,” tambahnya.

Seminar ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja KKN dengan kebutuhan masyarakat Desa Tammerodo Utara, mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan, dan membangun sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah desa guna mewujudkan smart village yang berbasis kekuatan lokal. (Rls/Abi)

related

Scroll to Top