Kerja Bakti Masyarakat Desa Manyamba Mulai Pembangunan Jembatan Jalan Tani – Langkah Penting Menuju Akses Aman Hasil Panen

Majene, Garudapos.id – Masyarakat Desa Manyamba, khususnya Dusun Manyamba Barat, secara antusias menggelar kerja bakti pembangunan jembatan jalan tani pada hari Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Petani Kakao Tararoya bertujuan untuk memecahkan masalah akses yang telah lama menghambat petani dalam mengangkut hasil panen ke pasar.

Sebanyak lebih dari 15 warga, mulai dari pemuda, lansia, hingga petani aktif, berkumpul sejak pagi hari di lokasi pembangunan. Mereka membawa alat-alat sendiri seperti cangkul, sekop, dan gerobak, kemudian terlibat langsung dalam pekerjaan inti seperti pembongkaran struktur jembatan darurat lama, pengisian tanah untuk pijakan, dan pemasangan pondasi awal jembatan yang lebih kokoh.

Menurut Syahid, seorang aparat desa yang hadir mengawasi kegiatan, jembatan ini merupakan kebutuhan mendesak bagi warga. “Sebelumnya, warga harus menyeberangi jembatan darurat yang dibuat dari kayu lapuk. Ini sangat berbahaya, terutama saat musim hujan dimana air meluap dan kayu mudah patah. Banyak petani yang ragu menyebrang, sehingga hasil panen sering tertunda dan bahkan rusak,” ungkap Syahid. Dia menambahkan, “Kerja bakti ini bukti kesatuan masyarakat kita. Tanpa kontribusi semuanya, kegiatan ini tidak akan bisa terlaksana dengan cepat.”

Usman, salah satu petani kakao yang turut berpartisipasi, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan. “Dulu, kita hanya bisa membawa hasil panen dengan tangan atau gerobak kecil yang ringan karena sulit menyebrang. Sekarang, dengan jembatan yang akan dibangun, kita bisa menggunakan kendaraan roda dua untuk mengangkut hasil panen lebih banyak, cepat, dan aman. Ini pasti akan meningkatkan pendapatan kita,” katanya dengan semangat.

Selain kerja bakti, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa pembangunan jembatan masih membutuhkan dana tambahan untuk pembelian bahan kayu yang berkualitas. Oleh karena itu, sangat diharapkan dukungan dari semua pihak, baik dari pemerintah lokal, lembaga swadaya masyarakat, maupun pihak swasta yang bersedia memberikan bantuan.

“Kita berharap jembatan ini bisa selesai dalam waktu 1-2 bulan ke depan, sehingga petani bisa langsung memanfaatkannya saat panen musim depan. Semua dukungan akan sangat berarti untuk mewujudkan tujuan ini,” tutup Syahid. (Red*)

related

Scroll to Top