Musyawarah Kelurahan Bajeng Fokus Validasi Data dan Penguatan Program Sosial

Garudapos.id – Takalar – Musyawarah Kelurahan (Muskel) Bajeng, Kecamatan Pattallassang, sukses digelar hari ini, dihadiri oleh berbagai unsur penting untuk membahas validasi data dan penguatan program sosial di tingkat kelurahan. Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kecamatan Pattallassang dalam memastikan ketepatan sasaran bantuan dan meningkatkan sinergi antarlembaga.

Musyawarah ini menunjukkan komitmen kolaboratif yang kuat dengan kehadiran perwakilan dari berbagai sektor. hadir
-Camat Pattallassang
-Kepala Kelurahan Bajeng dan staf
-Babinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan Bajeng
-Kepala Lingkungan dan Imam Lingkungan se-Kelurahan Bajeng.
-Kader, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Masyarakat
-Kasi Pemerintahan dan Kasi Kesra dari Kecamatan Pattallassang.
-Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan perwakilan dari Dinas Sosial.

Kehadiran lintas sektor ini penting untuk memastikan informasi dan keputusan yang dihasilkan memiliki dasar yang kuat dari sisi pemerintah daerah, keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga teknis program bantuan sosial.

Musyawarah Kelurahan Bajeng berfokus pada empat poin utama yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendataan dan efektivitas program bantuan sosial:

1. Pembaharuan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) : Tujuan utama adalah melakukan validasi dan pemutakhiran data DTKS, yang menjadi acuan utama penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Proses pembaharuan ini secara khusus melibatkan Kepala Lingkungan dan perangkat RT/RW sebagai ujung tombak yang paling mengetahui kondisi riil warganya. Keakuratan data menjadi kunci agar bantuan sosial tepat sasaran.

2. Penugasan Petugas dan Operator : Pembahasan detail mengenai penunjukan dan peran petugas serta operator yang bertanggung jawab dalam mengelola dan memasukkan data hasil Musyawarah Kelurahan ke dalam sistem. Langkah ini penting untuk memastikan proses digitalisasi data berjalan lancar dan akurat.

3. Pemasangan Stiker KPM : Rencana pembuatan dan penempelan stiker di rumah setiap KPM (Keluarga Penerima Manfaat Pemasangan stiker ini bertujuan untuk transparansi dan sekaligus menjadi bentuk pengawasan sosial agar bantuan tepat sasaran dan mencegah penyalahgunaan.

4. Inisiatif “Jaga Kampong” : Penguatan komitmen bersama melalui program Jaga Kampung Meskipun tidak dijelaskan detailnya, program ini mengindikasikan upaya untuk meningkatkan keamanan, ketertiban, dan gotong royong di lingkungan kelurahan, selaras dengan peran Babinsa dan Babinkamtibmas.

Camat Pattallassang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat, khususnya Kepala Lingkungan, dalam memastikan data yang valid. Diharapkan hasil Musyawarah ini dapat segera ditindaklanjuti, terutama dalam hal pemutakhiran DTKS dan pemasangan stiker KPM, sehingga bantuan sosial dari pemerintah dapat segera dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh warga Bajeng yang benar-benar membutuhkan.

related

Scroll to Top