Klarifikasi Direktur RSUD Majene Terkait Isu Permintaan Fee Proyek dan Progres Pembangunan PICU/NICU

Majene, Garudapos.id — Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar di media sosial yang mencatut nama Direktur RSUD Majene, dr. Yupie Handayani, terkait dugaan permintaan fee tanda tangan proyek kepada para kontraktor, pihak RSUD Majene mengeluarkan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang tidak akurat tersebut.

Dalam keterangan, dr. Yupie Handayani menegaskan bahwa tidak ada permintaan fee dalam bentuk apapun terkait dengan proses penandatanganan proyek di RSUD Majene. “Saya ingin menegaskan bahwa tidak pernah ada permintaan fee dari pihak rumah sakit kepada kontraktor terkait proyek apapun. Semua proses dilakukan secara transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya. Jum’at (10/10/25)

Lebih lanjut, dr. Yupie menjelaskan mengenai perkembangan proyek pembangunan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) di RSUD Majene. Ia membenarkan bahwa dana untuk termin pertama proyek tersebut telah cair dan pekerjaan telah berjalan sesuai rencana.

“Untuk termin pertama, dana sudah cair dan pekerjaan berjalan dengan baik. Sementara untuk termin kedua, dana dari pusat memang belum masuk ke kas daerah, namun saya sudah menandatangani dokumen pencairan agar proses administrasi dapat segera diselesaikan,” jelasnya.

Dr. Yupie juga menambahkan bahwa sebelum proses pencairan dana, selalu diadakan rapat monitoring dan evaluasi (Monev) untuk memastikan progres pembangunan sesuai dengan rencana dan aturan yang berlaku.

“Kami sangat berhati-hati dalam setiap tahapan proyek ini. Kami selalu berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri untuk memastikan semua proses sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. Pendampingan dari Kejaksaan Negeri ini sangat membantu kami dalam menjalankan proyek ini dengan transparan dan akuntabel,” ungkap dr. Yupie.

Dengan adanya klarifikasi ini, dr. Yupie Handayani berharap agar masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar dan tetap memberikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas kesehatan di RSUD Majene. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Majene.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Majene. Pembangunan fasilitas PICU dan NICU ini adalah salah satu upaya kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi bayi dan anak-anak yang membutuhkan perawatan intensif,” pungkasnya.

(Tim)

related

Scroll to Top