Dunia Pendidikan Majene Berduka: Kepergian Bapak Bohari, S.Pd.i, Kepala Sekolah SD 38 Pangaleroang

Majene, Garudapos.id – Suasana duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, atas wafatnya Bapak Bohari, S.Pd.i. Keluarga besar UPTD Disdikpora Kecamatan Tammerodo Sendana beserta seluruh jajaran, serta Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Tammerodo Sendana, menyampaikan ungkapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian sosok pendidik yang sangat dihormati ini.

Bapak Bohari, S.Pd.i, menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya. Jenazah almarhum telah dibawa kembali ke kampung halamannya, disemayamkan di rumah duka yang terletak di Dusun Saburre, Desa Ulidang, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Prosesi pemakaman dilaksanakan dengan khidmat di Dusun Ulidang pada hari Kamis, 2 Oktober 2025, dihadiri oleh keluarga, kerabat, kolega, serta para siswa dan alumni yang merasa kehilangan sosok guru teladan.

Kepergian Bapak Bohari meninggalkan duka mendalam bagi seluruh komunitas pendidikan di Tammerodo Sendana. Kepala UPTD Disdikpora Kecamatan Tammerodo Sendana, Bapak Haenur, S.Pd, dalam kesempatan menyampaikan pidato mengungkapkan betapa besar rasa kehilangan atas kepergian almarhum. “Bapak Bohari bukan hanya seorang kepala sekolah, tetapi juga seorang guru, mentor, dan sahabat bagi kami semua. Beliau adalah sosok yang sangat peduli terhadap kemajuan pendidikan di daerah ini, dan selalu memberikan inspirasi kepada kami untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi para siswa,” ujarnya dengan nada penuh haru.

Selama masa baktinya, Bapak Bohari dikenal sebagai sosok yang disiplin, berdedikasi tinggi, dan memiliki komitmen yang kuat terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Jabatan terakhir yang diembannya adalah sebagai Kepala Sekolah SD 38 Pangaleroang, di mana beliau telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam memajukan sekolah tersebut. Di bawah kepemimpinannya, SD 38 Pangaleroang berhasil meraih berbagai prestasi.

Selain dikenal sebagai seorang pendidik yang profesional, Bapak Bohari juga dikenal sebagai sosok yang ramah, mudah bergaul, dan selalu siap membantu siapa pun yang membutuhkan. Beliau aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, dan selalu berusaha untuk memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerahnya.

Dengan kepergian Bapak Bohari, dunia pendidikan di Majene kehilangan seorang tokoh yang sangat berharga. Namun, semangat dan dedikasi beliau akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus. Keluarga besar UPTD Disdikpora Kecamatan Tammerodo Sendana dan PGRI Cabang Tammerodo Sendana berharap agar segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

“Selamat jalan, Bapak Bohari. Jasa-jasamu akan selalu kami kenang,” tutup Bapak Haenur dengan suara bergetar.

Penulis: Abi Garudapos

related

Scroll to Top