Majene, Garudapos.id – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Salah satu acara yang paling menarik perhatian adalah turnamen sepak bola mini U-40 yang digelar di lapangan Sport Center Pande-Pandeng, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana. Pertandingan final yang mempertemukan tim Leba-Leba FC dan Pande-Pandeng FC pada hari Selasa, 19 Agustus 2025, menjadi puncak acara yang dipenuhi semangat sportivitas dan kebersamaan.

Turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga biasa. Diikuti oleh enam dusun dari seluruh Desa Tammerodo Utara, turnamen ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar warga sekaligus memeriahkan perayaan kemerdekaan. Keunikan turnamen ini terletak pada kostum yang dikenakan oleh para pemain. Alih-alih menggunakan jersey olahraga pada umumnya, para pemain dari setiap tim justru mengenakan daster, pakaian rumahan yang identik dengan ibu-ibu. Hal ini sontak mengundang gelak tawa dan menambah keseruan jalannya pertandingan.
Pertandingan final antara Leba-Leba FC dan Pande-Pandeng FC berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan, namun tim Pande-Pandeng berhasil membuka keunggulan di babak pertama dengan skor 1-0. Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Tim Pande-Pandeng kembali menunjukkan dominasinya dengan menciptakan gol spektakuler melalui tendangan keras dari Haerudin, mengubah skor menjadi 2-0. Meskipun tim Leba-Leba FC berusaha keras untuk membalas, hingga peluit akhir dibunyikan, skor tidak berubah. Tim Pande-Pandeng FC pun keluar sebagai juara dalam turnamen sepak bola mini U-40 daster ini.
Wasit yang memimpin pertandingan ini adalah mahasiswa-mahasiswi yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Tomakaka Angkatan XVII. Kehadiran mereka memberikan semangat baru dan profesionalitas dalam memimpin jalannya pertandingan.
Pj.Kepala Desa Tammerodo Utara, Syamsumarlin, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi seluruh tim dan masyarakat dalam menyukseskan turnamen ini. Beliau berharap, semangat kebersamaan dan sportivitas yang ditunjukkan dalam turnamen ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan di masa mendatang.
Turnamen sepak bola mini U-40 daster ini menjadi bukti bahwa perayaan kemerdekaan tidak harus selalu dilakukan dengan cara yang formal. Dengan kreativitas dan semangat kebersamaan, masyarakat Desa Tammerodo Utara berhasil menciptakan hiburan yang unik dan meriah, sekaligus mempererat tali persaudaraan antar warga.
Penulis: Abi Garudapos






