Pemerintah Kabupaten Majene Sosialisasikan Pembentukan Koperasi Petani “Merah Putih”

Majene, Garudapos.id – Pemerintah Kabupaten Majene, melalui Dinas Koperindag, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan, hari ini menggelar sosialisasi pembentukan Koperasi Petani “Merah Putih”. Kegiatan yang berlangsung di Dusun Camba-camba, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Majene, Hj. Andi Beda Basharoe, S.Sos., M.Adm.Pem, Kepala Bidang Perbenihan dan Produksi Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat, Muliyadi S.P, M.Sp, dan Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian, Nurmawati, S.P. Kepala Desa Tammerodo Utara, Syam Sumarlin, turut hadir memberikan dukungan. Senin, 21 April 2025.

Sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong transformasi kelompok tani dan asosiasi petani yang ada menjadi korporasi petani yang lebih kuat dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2018 tentang pengembangan kawasan pertanian berbasis koperasi. Pembentukan Koperasi Petani “Merah Putih” diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani melalui pengelolaan usaha bersama yang meliputi budidaya, pengolahan, dan pemasaran hasil pertanian

Bapak Muliyadi, S.P, M.Sp, dalam sambutannya menekankan pentingnya kemandirian petani dalam mengelola pemasaran hasil panen mereka untuk menghindari praktik-praktik yang merugikan, seperti penekanan harga oleh tengkulak. Beliau juga menyampaikan bahwa koperasi ini akan memfasilitasi akses petani terhadap input pertanian seperti pupuk dan obat-obatan pertanian dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan ini juga selaras dengan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi merah putih. Meskipun inisiatif pembentukan koperasi ini telah dimulai jauh sebelum diterbitkannya Inpres tersebut, diharapkan adanya sinergi dan kolaborasi untuk mendukung keberhasilan program pemerintah ini.

Pemerintah Kabupaten Majene optimistis bahwa Koperasi Petani “Merah Putih” akan menjadi wadah yang efektif bagi petani di daerah tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing mereka. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerjasama dan komitmen semua pihak yang terlibat, dari pemerintah hingga para petani sendiri.

*ABI GARUDAPOS*

related

Scroll to Top