Majene, Garudapos.id – Pemerintah Desa Tammerodo Utara menggelar rapat internal pada Jumat, 11 April 2025, untuk membahas percepatan program ketahanan pangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hadir dalam rapat tersebut Pj. Kepala Desa Tammerodo Utara, Bapak Syamsumarlin; Pendamping P3MD Kecamatan Tammerodo Sendana, Ibu Ekawati; Ketua dan pengurus BUMDes; Ketua dan anggota BPD Desa Tammerodo Utara; serta para Kepala Dusun se-Desa Tammerodo Utara.

Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan penting terkait program Desa Tematik Kambing, termasuk skema bagi hasil antara peternak dan pengelola BUMDes. Peternak akan menerima 65% dari hasil penjualan, sementara 35% dialokasikan untuk Pendapatan Asli Desa (PAD) dan modal tetap BUMDes. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan peternak sekaligus keberlanjutan program.
Ibu Ekawati, dalam sambutannya, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat untuk mencapai ketahanan pangan. Beliau memberikan arahan teknis terkait program pemerintah pusat dan strategi implementasinya di Desa Tammerodo Utara, dengan fokus pada perencanaan yang matang dan pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal.
Bapak Syamsumarlin, Pj. Kepala Desa, menambahkan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada komitmen dan kerja keras bersama. Beliau mendorong pengurus BUMDes untuk segera merumuskan rencana kerja yang terintegrasi dan terukur, serta memastikan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program ketahanan pangan juga ditekankan. BUMDes akan diawasi langsung oleh Dewan Pengawas yang terdiri dari Bapak Syamsuregar dan Bapak Nirwanto.
Pemerintah Desa Tammerodo Utara berkomitmen penuh untuk mendukung program ini dan berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ketahanan pangan di wilayah Tammerodo Utara.
(ABI)






