Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar Gerak Cepat, Lakukan Fogging Cegah DBD

Garudapos.id – Takalar, Jumat 15 November 2024– Dalam upaya menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang semakin meningkat, Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar bergerak cepat dengan melakukan fogging di sejumlah wilayah yang menjadi endemis penyakit tersebut. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memutus rantai penularan virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti.

dr.Hj.Nilal Fauziah, M.Kes Kepala Dinas Kesehatan kabupaten takalar mengungkapkan bahwa keputusan untuk melakukan fogging diambil setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat, kemudian melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap peningkatan kasus DBD dalam beberapa bulan terakhir.

“Fogging merupakan salah satu upaya pengendalian vektor yang efektif untuk membunuh nyamuk dewasa. Namun, kami tekankan bahwa fogging bukanlah satu-satunya solusi,” ujar dr.Hj.Nilal Fauziah, M.Kes

Kegiatan fogging difokuskan pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi, lingkungan kumuh, dan terdapat kasus DBD yang terkonfirmasi. Petugas fogging dari Dinas Kesehatan akan melakukan penyemprotan insektisida ke seluruh sudut rumah, tempat penampungan air, dan area publik lainnya.

Meskipun fogging dilakukan secara masif, Dinas Kesehatan kabupaten takalar tetap menekankan pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai upaya pencegahan jangka panjang. Masyarakat diimbau untuk aktif melakukan 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup tempat penampungan air, dan Mendaur-ulang barang-barang bekas, serta melakukan upaya tambahan seperti memelihara ikan pemakan jentik, menggunakan obat nyamuk, dan memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi.

Dr. Nilal Fauziah menambahkan, “Fogging hanya bersifat sementara. Untuk mencegah terjadinya kasus DBD secara berulang, kita harus mengubah perilaku hidup bersih dan sehat. PSN 3M Plus harus menjadi kebiasaan bagi setiap keluarga.” harapnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar berharap dengan adanya kegiatan fogging ini dan dukungan penuh dari masyarakat, kasus DBD dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup sehat.

related

Scroll to Top