Majene,Sulbar-Garudapos.id
Pemerintah KecamatanTammeroddo Sendana Menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2024 Di Aula Kantor Kecamatan Tammeroddo Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat Pada, Jum’at 31 Mei 2024
Turut hadir pada kesempatan ini, Camat Tammeroddo Sendana, Edi Bastian S,E., Kepala Puskesmas Tammeroddo,Sitti Sajrah, M,Km., Unsur TPPS Kab,Majene, Hapid. S,E., Kepala UPTD KB, Nurani. S,Kep. N,S. M,M., Para Kepala Desa Se Kecamatan Tammeroddo Sendana, Para Kader Dan Pendamping Kecamatan

Dalam sambutan Unsur TPPS Kab,Majene. Hapid, S E mengatakan bahwa terkait dengan substansi yang kita bahas dalam pelaksanaan Program Rembuk Stunting baik di Tingkat Kabupaten, Kecamatan maupun Tingkat Kel/Desa Pencapaian atau Progres kegiatan yang kita jalan kan di bulan juni nantinya kita akan sama sama secara serentak melaksanakan kegiatan intervensi penanganan Stunting melalui pelayanan posyandu ujarnya
Kembali Hapid. SE ungkapkan bahwa sesuai Arahan Presiden bahwa di Tahun 2024 ini pencapaian penurunan Stunting bisa 100%, maka dari itu mari kita genjot untuk percepatan penurunan Stunting khususnya di Kecamatan Tammeroddo Sendana ini, mengingat dengan adanya surat edaran dari Permendagri ungkapnya
Lanjut Hapid SE, Kami dari TPPS Kabupaten memberikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Pemerintah Kecamatan Dan juga Pemerintah Desa atas sinergi yang di bangun melalui rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Tammeroddo Sendana ini sehingga adanya Komitmen melaksanakan kegiatan intervensi secara serentak pada bulan juni dan tentunya ketercapaian layanan bisa 100% tampa ada kendala

Hal yang sama di ungkapkan oleh Kepala Puskesmas Tammeroddo, Sitti Sajrah. M,Km bahwa dalam menganalisa kegiatan rembuk Stunting mulai dari ke tujuh Desa sampai hari ini di tingkat Kecamatan, dan solusi yang akan dilakukan tentunya kita akan melibatkan lintas sektor dari Pemerintah Kecamatan dan tentunya juga Para Kader akan kita tingkatkan kapasitasnya
Olehnya itu kembali Sitti Sajrah sampaikan terkait dengan persoalan Data, supaya Data yang telah ada betul betul valid. Jangan lagi ada sasaran yang kemudian tempat tinggalnya atau Domisilinya ada diwilayah lain sehingga Data menjadi tidak valid ujarnya
Insya Allah Di Bulan Juni, Kita akan bergerak bersama pihak Pemerintah Kecamatan tentunya kita mengacu pada Peraturan Presiden (PERPRES) 72 ,Agar UPTD Kesehatan menyediakan Logistik yang ada seperti penimbangan berat badan yang berstandar, yang tentunya di sediakan oleh Kemenkes dan kemudian Puskesmas sudah memiliki SDM yang mumpuni, seperti P3K yang Insya Allah akan kami gerakkan pada bulan juni, dan bukan cuma di bulan juni saja akan kami gerakkan tentunya kami akan lebih meningkatkan lagi Layanan layanan di wilayah Tammeroddo ujar Sitti Sajrah. M,Km
Dan Harapan Kami Selaku Kepala UPTD Puskesmas Tammeroddo, Semoga nantinya kita bisa menurungkan Angka Stunting secara maksimal sesuai sasaran dan juga semoga di Tahun 2024 ini Lokus Stunting, khususnya yang ada di Desa Awo Dan Desa Mannyamba bisa teratasi, sehingga penghargaan yang telah kami raih di Tahun 2023 terkait keluar dari zona Stunting tersebut bisa kita raih kembali di Tahun 2024 ini tutupnya
ABI





