Majene,Sulbar-Garudapos.id
Program percepatan pencegahan Stunting yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten yang secara serentak melaksanakan intervensi percepatan Stunting yang dilaksanakan di Aula DPMD Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat pada selasa, 28 Mei 2024
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekertaris Daerah( SEKDA), H.Ardiansyah, S,Stp., KASDIM 1401/MAJENE, Mayor Inf. Ahmad. T, S,Sos. M,Si., KASAT BINMAS POLRES MAJENE, Iptu, Rustam, S,Sos., Kadis BKKBN, Hj.Hasnawati, S,Sos, M,M., Kadis PMD, H.Sudirman, S,Pd, M,Si., Kadis Kesehatan,H.dr.Rahmat, para Camat/Lurah/Kades Se Kabupaten Majene, serta para Tim Penanganan percepatan Stunting (PPS) Kab, Majene
Kepala Dinas PMD, H.Sudirman, S,Pd, M,Si dalam sambutannya mengucapakna terima kasih banyak kepada para undangan yang sempat hadir pada kegiatan hari ini, kami berharap kepada setiap Teman teman Kepala Desa, agar setiap ada undangan kegiatan sekiranya waktunya bisa di tepati ujarnya
Kembali H.Sudirman, S,Pd, M,Si menyampaikan ada beberapa Kepala Desa yang jarang mengikuti kegiatan, dan ada juga beberapa Desa dan juga beberapa Puskesmas(PKM) yang kami kunjungi saya Anggap tidak layak pakai, tentunya ini menjadi perhatian kita semua
Dengan adanya kegiatan rembuk Stunting yang kita laksanakan Hari ini. Agar setiap Desa bekerja sama pihak Babinsa, Bhabinkantibmas,Puskesmas, maupun PPS dapat berkolaborasi dalam menangani Stunting di Kabupaten Majene ini
Hal yang sama disampaikan oleh Sekertaris Daerah(SEKDA), H.Ardiansyah, S,Stp dalam sambutannya mengatakan. Terkait dengan Program kegiatan Stunting banyak program kita yang gagal sampai ke Pusat, dikarenakan lambatnya penyampaian ke tingkat RT/RW, agar tidak terjadi seperti ini kami mendapatkan Intruksi dari Pusat bahwa Tingkat persentase harus 100%. Maka dari itu melalui pendataan, penimbangan,pengukuran, Edukasi dan Intervensi bagi seluruh Ibu Hamil, Balita dan Calon Pengantin( Catin) akan dilaksanakan pada bulan juni 2024 ungkapnya
Tujuan pelaksanaan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting yaitu mendeteksi masalah Gizi, memberikan Edukasi pencegahan Stunting kepada seluruh sasaran dan melakukan intervensi bagi sasaran yang memiliki masalah gizi, serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran ke Posyandu
Kembali H.Ardiansyah, S,Stp mengharapkan kepada para Kepala Dinas,agar berkordinasi dengan pihak terkait sesuai tugas yang telah kami sampaikan, sehingga dalam pelaksanaan penanganan Stunting Kabupaten Majene mendapatkan Hasil yang maksimal
Begitupun juga yang disampaikan KASDIM 1401/MAJENE, Mayor Inf. Ahmad T, S,Sos, M,Si. Bahwa dalam setiap pelaksanaan kegiatan semangat kita harus sama dan silahkan kordinasi kepada para Danramil yang ada di wilayah
Dan untuk Pelaksanaan penimbangan yang akan dilaksanakan pada tanggal 01-30 Juni 2024 guna untuk menurungkan Angka Stunting kita harus mencapai 100%. Dan Anggota kami yakni BABINSA siap mendampingi dan mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dalam menangani Stunting terutamanya pada saat penimbangan tutupnya
ABI






