POLEWALI MANDAR, Garudapos.id — Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Kamis (24/9/26).
Kali ini, kegiatan edukasi dipusatkan di Kelurahan Batupanga, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, dengan mengusung tema utama “Peranan Investasi Pasar Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi”.

Kegiatan ini menghadirkan tim dosen Fakultas Ekonomi UNSULBAR yang terdiri dari Jumardi, Suhartina, Sri Astuti Ratna Sari Manggu, Novia Sandra Dewi, Muh. Faisalrahmat, Riana Anggraeny Ridwan, dan Dahliah. Pelaksanaannya turut didukung dan dibantu oleh para mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Studi Pasar Modal (KSPM) FEKON UNSULBAR.
Ketua KSPM, Bambang Surianto, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan bentuk komitmen akademisi dan mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara langsung di tengah masyarakat Kelurahan Batupanga.

Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi UNSULBAR, Prof. Enny Radjab. Ia memuji konsistensi tim PKM FEKON yang aktif dan giat melaksanakan pengabdian kepada masyarakat setiap tahunnya—bahkan hingga dua kali dalam setahun—khususnya dalam bidang edukasi pasar modal.
“Harapan saya semoga dengan adanya PKM ini, masyarakat Polman banyak yang paham, tertarik, dan berinvestasi di pasar modal, sehingga pertumbuhan ekonomi Kabupaten Polman semakin meningkat,” ujar Prof. Enny Radjab.
Kehadiran civitas akademika UNSULBAR ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh Lurah Batupanga, Siti Badliah Busra, S.STP. Menurutnya, edukasi ini sangat dibutuhkan oleh warganya untuk memperluas wawasan seputar instrumen keuangan modern.
“Kami memang sangat membutuhkan informasi terkait pasar modal. Harapan saya, kalau bisa di daerah kami ini secara bergantian perguruan tinggi atau UNSULBAR hadir memberikan edukasi dengan berbagai bidang ilmu. Tujuannya agar masyarakat kami semakin cerdas dan tangguh dalam berbagai aspek, terkhusus di bidang ekonomi,” harap Siti Badliah.
Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan literasi keuangan masyarakat di tingkat kelurahan semakin meningkat, sehingga mampu membuka peluang investasi baru yang berdampak positif bagi perekonomian lokal di Kabupaten Polewali Mandar. (Red*)






