Komunitas SAMPAN Gelar Aksi “Jepa” untuk Kelestarian Pesisir Tammerodo Sendana

MAJENE, GARUDAPOS.ID – Komunitas Sammuane Pannu (SAMPAN) sukses menggelar kegiatan Jepa (Jaga Ekosistem Pantai) yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 14 hingga 15 Juli 2026. Acara yang dipusatkan di Pantai Pande-Pandeng, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Rangkaian kegiatan Jepa diisi dengan berbagai agenda menarik dan edukatif, di antaranya:

Penanaman mangrove untuk mencegah abrasi.

Edukasi konservasi penyu bagi warga dan generasi muda.

Pelepasliaran tukik ke habitat aslinya.

Lomba lepa-lepa (perahu tradisional).
Panggung Sampan dan penyediaan kuliner gratis untuk masyarakat setempat.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat dengan kehadiran Camat Tammerodo Sendana, Edi Bastian, A.Md, I.P, S.E., Kepala Desa Tammerodo Utara, Mulyadi, S.Pd.i, serta Kepala Desa Awo, Samsul Manjurai, S.IP.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tammerodo Utara, Bapak Mulyadi, S.Pd.i, mengapresiasi inisiatif komunitas SAMPAN. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemuda, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem laut yang menjadi tumpuan hidup warga pesisir.

Senada dengan hal tersebut, Camat Tammerodo Sendana, Edi Bastian, A.Md, I.P, S.E., dalam sambutannya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif ini.

Beliau berharap aksi Jepa tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan ekosistem pantai di wilayah Kecamatan Tammerodo Sendana.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan laut serta memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga warisan alam di Kabupaten Majene.

Laporan: Aby Garudapos

related

Scroll to Top