Daeng Sikki Dan Kepala Dusun Karesbasse Melakukan Tambang Ilegal, Polsek Bontonompo Tidak Ada Tindakan, Diduga Terdiam Di Bawah Tekanan Amplop 

Setelah viral pemberitaan di beberapa media online terkait tambang galian C milik Daeng Sikki yang beroperasi di karesbasse kecamatan Bontonompo tanpa mengantongi izin, kini muncul nama tokoh masyarakat yang kerap di panggil Daeng Ngalle Selaku kepala dusun Karesbasse.

 

Daeng Ngalle Selaku kepala dusun Karesbasse seharusnya melarang oknum oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan penambangan didesa Manjappai, namun kenyataan ia sendiri selaku kepala di salah satu dusun yang ada didesa Manjappai sebagai aktor dibalik tambang Ilegal.

 

Nama kepala dusun Karesbasse muncul setelah team Investigasi mendatangi lokasi tambang untuk mengungkap siapa saja yang melakukan penambangan pasir secara Ilegal didesa Manjappai kecamatan Bontonompo pada hari Sabtu 20/06/2026.

 

Setelah sampai di lokasi tambang, team Investigasi juga mendapati daeng Sikki sedan merencanakan ingin memindahkan alat berat (Ekskavator) dengan alasan akan berhenti melakukan penambangan.

 

Menyentil terkait dugaan Polsek Bontonompo dan aparat desa menerima setoran, hingga saat ini belum ada tindakan tegas untuk membuktikan bahwa tidak terlibat dalam tambang ilegal tersebut sehingga membuat kecurigaan makin kuat.

 

Polsek Bontonompo dan pemerintah setempat seharusnya mengambil langkah tegas untuk membuktikan bahwa dugaan terima setoran tidak benar.

 

Menanggapi hal tersebut, Dewan Organisasi Bela Rakyat (Dobrak) akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran didepan Polda Sulawesi Selatan untuk mendesak Dirkrimsus untuk menangkap dan mengadili pelaku tambang ilegal.

 

Selain daripada itu, Dewan Organisasi Bela Rakyat juga akan mendesak Propam Polda Sulsel agar segera melakukan penyelidikan dan memeriksa anggota Polsek Bontonompo yang terlibat dalam tambang ilegal.

related

Scroll to Top