MAJENE, GARUDAPOS.ID — Dalam upaya mendorong potensi hortikultura dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal, Dharma Guna Wibawa (DGW) siap menggandeng Asosiasi Petani Durian Sulawesi Barat untuk melaksanakan seminar edukatif mengenai teknik budidaya durian yang tepat dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026, bertempat di Desa Seppong, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene.

H. Ambo Ajeng, selaku HPC DGW Sulbar, menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi komprehensif, mentransfer teknologi pertanian tepat guna, serta memberikan solusi nyata atas berbagai kendala teknis yang dihadapi petani, sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen durian di wilayah Sulbar dapat meningkat secara signifikan.
Hadirkan Narasumber Kompeten
Untuk memastikan materi yang disampaikan berbobot dan aplikatif, seminar ini akan menghadirkan tiga pakar sekaligus pengurus inti Asosiasi Petani Durian Sulawesi Barat yang wawasan dan pengalamannya sudah tidak diragukan lagi di dunia komoditas durian.

Ketiga pemateri tersebut adalah:
Bpk. Sumargani (Ketua Asosiasi Petani Durian Sulawesi Barat)
Bpk. Aco Masrudin Mogot (Wakil Ketua Asosiasi Petani Durian Sulawesi Barat)
Bpk. Andi Bayu Sagara (Bidang Pengembangan & Budidaya Asosiasi Petani Durian Sulawesi Barat)
Kombinasi para narasumber ini diharapkan mampu mengupas tuntas strategi pengelolaan kebun durian, mulai dari pemilihan bibit, perawatan unggul, hingga penanganan pascapanen yang bernilai ekonomi tinggi.
Bertabur Hadiah: Ada Tangki Elektrik hingga Peralatan Rumah Tangga
Selain mendapatkan ilmu budidaya yang sangat berharga, para petani dan masyarakat yang hadir juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah menarik. Di akhir kegiatan, panitia akan menggelar sesi undian berhadiah (doorprize).
Kupon undian tersebut bisa didapatkan oleh para pengunjung melalui kupon belanja yang tersedia di area kegiatan.
Pihak panitia telah menyiapkan beragam doorprize menarik dan fungsional untuk mendukung aktivitas pertanian maupun kebutuhan rumah tangga, di antaranya:
Tangki Semprot Elektrik (alat penunjang pertanian)
Kompor Gas
Kipas Angin
Rice Cooker, dan berbagai hadiah hiburan lainnya.

Di tempat terpisah, PO DGW Majene, Al Furqan, mengungkapkan bahwa agenda seminar ini sebenarnya sudah direncanakan sejak lama. Namun, padatnya komitmen pelayanan dan pendampingan di lapangan membuat kegiatan ini baru bisa direalisasikan dalam pekan ini.
“Sebenarnya kegiatan ini sudah lama dijadwalkan, cuma baru sekarang bisa terlaksana karena mengingat padatnya kegiatan pendampingan langsung ke petani di wilayah kerja kami,” jelas Al Furqan mengenai dinamika di lapangan.
Sambutan Hangat dan Harapan Petani Desa Seppong
Rencana pelaksanaan seminar yang dirangkaikan dengan pembagian hadiah ini disambut dengan rasa syukur dan antusiasme tinggi oleh masyarakat setempat. Asdar, yang menjabat di Bidang Humas Asosiasi Petani Durian Sulawesi Barat sekaligus merupakan warga Desa Seppong, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak DGW atas kepeduliannya terhadap petani di desanya.

Menurut Asdar, kehadiran tim ahli, edukasi, serta stimulus hadiah dari DGW sangat tepat waktu mengingat tantangan nyata yang sedang dihadapi oleh para pekebun durian lokal.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada DGW karena sudah mengagendakan kegiatan ini di desa kami. Kegiatan ini menurut kami sangat penting mengingat banyaknya permasalahan petani durian di Kecamatan Tammerodo, khususnya Desa Seppong, mulai dari fase pertumbuhan, pembuahan, sampai masalah pemasaran,” urai Asdar.
Ia juga mengimbau dan mengajak seluruh warga dan petani durian di Kecamatan Tammerodo Sendana untuk hadir berbondong-bondong guna memanfaatkan momentum langka ini.
“Oleh karena itu, kami berharap masyarakat bisa memaksimalkan kesempatan ini dengan hadir, belajar, dan menyampaikan masalahnya dalam budidaya durian, sehingga kita bisa menemukan solusinya bersama-sama,” pungkas Asdar optimis.
(Aby Garudapos)






