Pasar Terakhir Jelang Lebaran, Warga Serbu Pasar Pellatoang Hingga Macet Satu Kilometer

GARUDAPOS.ID|MAJENE — Suasana Pasar Rakyat Pellatoang di Desa Tammerodo, Kecamatan Tammerodo Sendana, terpantau membeludak pada Selasa (17/3/2026). Ribuan warga memanfaatkan momentum hari pasar ini untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya Idulfitri 1447 H yang tinggal empat hari lagi.

Kepadatan luar biasa ini terjadi karena Pasar Pellatoang hanya beroperasi dua kali dalam sepekan, yakni pada hari Selasa dan Sabtu. Mengingat hari ini merupakan hari pasar terakhir sebelum lebaran, warga dari berbagai penjuru wilayah Tammerodo Sendana tumpah ruah di lokasi tersebut.

Tingginya aktivitas masyarakat yang bertepatan dengan puncak arus mudik menyebabkan kemacetan panjang di jalan trans Sulawesi yang melintasi pasar. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sepanjang satu kilometer.

Menyikapi kondisi tersebut, tim dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Majene diterjunkan ke lokasi. Para petugas tampak bekerja keras mengatur arus lalu lintas dan menata kendaraan yang terparkir di bahu jalan guna mengurai simpul kemacetan. Kehadiran personil Dishub di titik-titik krusial sangat membantu memastikan kendaraan pemudik dan warga tetap bisa bergerak meski perlahan.

Banyaknya kendaraan warga yang terparkir serta volume kendaraan pemudik yang terus meningkat menjadi tantangan utama bagi petugas di lapangan. Masyarakat tampak antusias berburu kebutuhan pokok dan perlengkapan hari raya, mengingat jadwal pasar berikutnya baru akan ada setelah lebaran.

Berkat kerja keras tim Dishub Majene dan kerja sama para pengguna jalan, arus lalu lintas yang sempat tersendat perlahan dapat dikendalikan. Para pengendara yang melintasi jalur Tammerodo Sendana tetap diimbau untuk waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Laporan: Abi Garudapos

related

Scroll to Top