MAJENE, GARUDAPOS.ID – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mesa Peolo Desa Manyamba melaksanakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun Buku 2025 di Aula Kantor Desa Manyamba, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kamis (29/1/2026). Momentum ini menjadi ajang strategis bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mendorong BUMDes menjadi pilar utama dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Manyamba Darwis, S.IP., Ketua BPD, P3MD Kecamatan, serta jajaran anggota SPPI Kecamatan Tammerodo Sendana yang terdiri dari Sirajuddin, S.H., Dermawan, S.E., dan Rahmat Hidayat.
Koordinator SPPI Kecamatan Tammerodo Sendana, Haris, SE, menegaskan bahwa BUMDes harus mengambil peran sebagai mitra strategis dalam penyediaan bahan pangan lokal untuk program makan bergizi gratis (MBG) .
“SPPI mendorong BUMDes Mesa Peolo agar tidak hanya fokus pada pengelolaan internal, tetapi mampu membangun jaringan pasar yang kuat. Kami ingin bahan pangan seperti semangka, kacang panjang, timun, hingga jagung dari petani lokal Manyamba diserap oleh BUMDes untuk kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Haris.
Dalam kesempatan tersebut, tim SPPI memaparkan lima poin utama tujuan kolaborasi ini:
1.Implementasi Program MBG: Menjadikan BUMDes penyedia bahan pangan lokal untuk program makan bergizi gratis di sekolah-sekolah sekitar.
2.Pemberdayaan Ekonomi Desa: Menjadikan BUMDes lokomotif ekonomi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
3.Optimalisasi Potensi Lokal: Mengelola hasil pertanian desa secara mandiri agar kebutuhan pangan tercukupi.
4.Percepatan Pembangunan: Memastikan pembangunan ekonomi desa berkelanjutan melalui pendampingan SPPI di garda terdepan.
5.Membangun Jaringan Pasar: Memperpendek rantai distribusi dari petani langsung ke konsumen melalui BUMDes.
Ketua BUMDes Mesa Peolo, Muh. Andri, S.Ag., mengakui bahwa saat ini fokus masyarakat masih pada tanaman nilam, sehingga program penggemukan kambing di sektor Ketahanan Pangan (Ketapang) baru mencapai 60%. Namun, dengan dorongan dari SPPI dan Pemerintah Desa, pihaknya optimis akan segera melakukan penyesuaian agar target swasembada pangan desa dapat tercapai.
Kepala Desa Manyamba, Darwis, S.IP., menyambut baik keterlibatan SPPI. Ia meminta BUMDes untuk lebih lincah mengelola dana Ketapang agar selaras dengan kebutuhan program pangan nasional yang sedang berjalan.
“Tujuannya satu: roda perekonomian desa bergerak melalui penyediaan bahan pangan bergizi secara swasembada, yang sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat kami sendiri,” tutup Darwis.(Rls/Abi)






