Majene, Garudapos.id – Semangat gotong royong dan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah kembali bergema di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126. Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD dari Markas Besar TNI melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 1401/Majene pada Rabu, 15 Oktober 2025, untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang bertujuan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.


Desa Balombong, Kecamatan Pamboang, menjadi fokus utama kunjungan Tim Wasev. Di desa ini, berbagai proyek fisik dan non-fisik TMMD ke-126 tengah berjalan, memberikan sentuhan perubahan yang signifikan bagi kehidupan masyarakat. Tim Wasev secara seksama meninjau progres pembangunan infrastruktur, seperti pembuatan talud penahan longsor, perbaikan dan peningkatan kualitas jalan desa, pembangunan drainase untuk mengatasi banjir, serta pembangunan fasilitas sanitasi dan air bersih.
Selain meninjau proyek fisik, Tim Wasev juga berinteraksi langsung dengan masyarakat Desa Balombong untuk mendengarkan aspirasi dan melihat dampak positif dari kegiatan non-fisik TMMD. Program penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya radikalisme, serta peningkatan kesadaran hukum menjadi agenda penting dalam TMMD ke-126, dengan tujuan memperkuat karakter bangsa dan semangat cinta tanah air.






Sebagai bentuk dukungan nyata kepada masyarakat, Tim Wasev menyerahkan bantuan perlengkapan bayi dari Kementerian Sosial kepada 20 keluarga yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan meningkatkan kualitas hidup bayi dan balita di Desa Balombong. Selain itu, Tim Wasev juga menyerahkan bibit mangga unggul kepada para petani di 3 dusun di Desa Balombong, sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani lokal.


Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah semakin diperkuat dengan adanya Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Majene. Gerakan ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi harga pangan dan memastikan ketersediaan bahan pangan yang terjangkau bagi masyarakat, terutama di tengah pelaksanaan TMMD ke-126.

Dalam sambutannya, Asisten bidang pemerintahan dan kesra setda Majene, Bapak Drs. H. Mustamin, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Tim Wasev dan dukungan dari TNI dalam pembangunan di Kabupaten Majene. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah yang berhalangan hadir karena agenda pemerintahan yang bersamaan. “Kami menyadari bahwa ketahanan nasional adalah fondasi utama bagi kemajuan bangsa. Melalui TMMD, TNI hadir sebagai garda terdepan dalam memperkuat ketahanan wilayah dan membantu pemerintah daerah mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dandim 1401/Majene, Letkol Czi I Made Bagus Asmara Putra, S.T, M.I.P, dalam paparannya menjelaskan secara komprehensif mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan hasil yang dicapai dalam TMMD ke-126. Ia mengungkapkan bahwa pemilihan sasaran TMMD didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat dan prioritas pembangunan daerah. “Kami berupaya melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam setiap tahapan TMMD, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, sehingga program ini benar-benar sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Ketua Tim Wasev, Kolonel Kav Budiman Ciptadi, S.AP. M.Han., memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan dedikasi seluruh personel TNI dan pemerintah daerah yang terlibat dalam TMMD ke-126. Beliau menekankan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta komitmen TNI dalam mendukung pembangunan nasional. “Kami berharap agar semangat gotong royong dan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah terus ditingkatkan, sehingga pembangunan di Kabupaten Majene dapat berjalan semakin cepat dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kolonel Budiman juga memberikan beberapa arahan penting kepada Dansatgas TMMD, antara lain agar pelaksanaan TMMD senantiasa mengedepankan faktor keamanan, mematuhi prosedur yang berlaku, serta menjaga kualitas pekerjaan agar hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat dalam jangka panjang. Beliau juga mengingatkan agar seluruh personel TMMD menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, menghormati adat istiadat setempat, serta menjaga nama baik TNI.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, TMMD ke-126 di Kabupaten Majene diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan nasional di wilayah Sulawesi Barat.
Penulis: Abi Garudapos






