Strategi Terpadu Ampuh: Kecamatan Tammerodo Sendana Raih Sukses Besar dalam Penurunan Angka Stunting

Majene, Garudapos.id – Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene Sulbar, telah menorehkan prestasi luar biasa dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Senin (23/6/25)

Berkat kepemimpinan yang visioner dari Camat Edi Bastian, S.E., dan implementasi strategi terpadu yang komprehensif, angka stunting di wilayah ini mengalami penurunan yang signifikan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan komitmen, kolaborasi, dan inovasi, target Indonesia bebas stunting dapat dicapai.

Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, Kecamatan Tammerodo Sendana mencatatkan penurunan angka stunting yang sangat signifikan di Desa Awo dan Desa Manyamba:

– Desa Awo: Angka stunting turun drastis dari 58 kasus menjadi 19 kasus, mewakili penurunan sebesar 67%. Ini berarti 39 kasus stunting berhasil ditangani.
​
– Desa Manyamba: Penurunan angka stunting juga signifikan, dari 52 kasus menjadi 29 kasus, atau sekitar 44% penurunan. Artinya, 23 kasus berhasil ditangani.

Total, Kecamatan Tammerodo Sendana berhasil mengurangi 62 kasus stunting dalam dua bulan. Prestasi ini menunjukkan efektivitas strategi terpadu yang diterapkan.

Keberhasilan ini bukanlah kebetulan. Pemerintah Kecamatan Tammerodo Sendana telah menerapkan strategi terpadu yang komprehensif, meliputi:

– Peningkatan Akses terhadap Makanan Bergizi: Program ini tidak hanya fokus pada penyediaan makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil dan balita, tetapi juga mencakup pelatihan bagi masyarakat tentang pengolahan makanan bergizi seimbang dan terjangkau. Kerjasama erat dengan kader kesehatan dan posyandu memastikan pendistribusian makanan tambahan tepat sasaran dan efektif. “Kami memastikan setiap ibu hamil dan balita mendapatkan asupan gizi yang cukup,” ujar Camat Edi Bastian.
​
– Edukasi Kesehatan yang Komprehensif dan Berkelanjutan: Edukasi kesehatan tidak hanya diberikan kepada ibu hamil dan balita, tetapi juga kepada seluruh anggota keluarga. Materi edukasi mencakup pentingnya ASI eksklusif, pola makan sehat, sanitasi lingkungan, dan pentingnya imunisasi. Metode edukasi yang beragam, mulai dari penyuluhan, demonstrasi, hingga penggunaan media sosial, memastikan pesan kesehatan tersampaikan secara efektif dan mudah dipahami.
​
– Pemantauan dan Penanganan Kasus Stunting yang Cepat dan Tepat: Pemantauan pertumbuhan balita dilakukan secara berkala melalui posyandu. Kasus stunting yang teridentifikasi langsung ditangani dengan cepat dan tepat, melalui rujukan ke fasilitas kesehatan dan pemberian intervensi gizi yang sesuai. “Pemantauan yang rutin dan penanganan yang cepat sangat penting untuk mencegah stunting semakin parah,” tambah Camat Edi Bastian.
​
– Kolaborasi yang Kuat dan Terintegrasi: Keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah kecamatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, dan berbagai pihak terkait lainnya. Kerjasama ini memastikan terintegrasinya berbagai program dan sumber daya untuk mencapai tujuan bersama.
​
– Pembentukan Kelompok Pendukung ASI Eksklusif: Pembentukan kelompok-kelompok ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan motivasi bagi ibu-ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Dukungan sosial ini terbukti sangat efektif dalam meningkatkan angka pemberian ASI eksklusif dan kesehatan balita.

Camat Edi Bastian menekankan pentingnya keberlanjutan program ini. “Keberhasilan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan sebuah langkah awal menuju terwujudnya generasi sehat di Tammerodo Sendana,” ujarnya. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program dan memperluas jangkauannya agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Kami juga akan terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk memastikan keberhasilan program ini berkelanjutan.”

Pemerintah Kecamatan Tammerodo Sendana berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi dan model bagi kecamatan lain di Kabupaten Majene dan seluruh Indonesia dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Komitmen dan kerja keras dari seluruh pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia bebas stunting.

Penulis: Abi Garudapos.id

related

Scroll to Top