Majene, Garudapos.id — Bupati Majene, Andi Achmad Syukri, merasa kehilangan sosok legendaris dengan meninggalnya Sudirman Rasyid, pencipta lagu dan penyanyi lagu daerah Mandar, pada Minggu malam, 9/3, di usia 72 tahun.
Sudirman meninggal di rumah duka di Lingkungan Camba, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, setelah beberapa bulan mendapatkan perawatan medis di RS akibat penyakit gejala stroke.
Bupati Majene yang sedang dalam perjalanan ke Mamuju merasa terkejut mendapatkan kabar duka tersebut. “Kita kehilangan sosok pencipta lagu dan penyanyi lagu daerah di tanah jazirah Mandar. Almarhum sosok pribadi yang baik,” ucap Bupati Majene.
Bupati Majene juga mengungkapkan bahwa Sudirman adalah sosok yang memiliki kenangan manis bersama. “Perkenalan saya dan almarhum saat saya terangkat ASN di Mamuju sekitar tahun 90-an. Banyak kenangan manis yang kami lalui bersama,” ucap Bupati Majene.
Bupati Majene juga mengungkapkan bahwa Sudirman telah menciptakan lagu “Asabarang” yang dinyanyikan oleh istri Bupati Majene, Hj.Najmah Andi Syukri. “Lagu ini memiliki makna yang mendalam bagi perjalanan kehidupan rumah tangga kami,” ucap Bupati Majene.
Bupati Majene berharap bahwa warisan budaya dan karya-karya Sudirman dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang. “Semoga karya-karya almarhum dapat terus menjadi sumber inspirasi bagi kita semua,” ucap Bupati Majene.
(AA/ABI)





