MAJENE, GARUDAPOS.ID – Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd, secara resmi membuka kegiatan Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang mengusung tema “Mencatat Ekonomi Majene, Menguatkan Pembangunan Daerah”. Acara berlangsung meriah di Alun-alun Stadion Prasamya Mandar, Majene, Minggu pagi (14/06/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan momen Car Free Day ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majene, Dina Srikandi, serta berbagai elemen masyarakat. Pencanangan ini juga menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian 50 Calendar Event Majene Maraya Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Majene Hj. Andi Rita Mariani menekankan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 sebagai basis data krusial dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.

“Data yang akurat adalah kunci keberhasilan pembangunan. Melalui Sensus Ekonomi 2026 ini, kita berupaya memotret kondisi ekonomi Majene secara utuh. Dengan data yang valid, kita dapat menguatkan pembangunan yang lebih terarah, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Acara pencanangan berlangsung padat dan penuh antusiasme dengan berbagai rangkaian kegiatan. Diawali dengan senam pagi bersama untuk menjaga kebugaran warga, acara berlanjut pada sesi simbolis prosesi pemasangan titik data pada Peta Ekonomi Sensus Kabupaten Majene.

Sebagai bentuk dimulainya operasional di lapangan, dilakukan pula prosesi pemasangan rompi dan tanda pengenal secara simbolis kepada para mitra BPS yang akan bertugas. Komitmen kuat untuk menyukseskan sensus ini juga ditegaskan melalui pembacaan Deklarasi Dukungan oleh segenap pihak yang hadir.
Untuk menambah kemeriahan suasana Car Free Day, acara ditutup dengan hiburan musik akustik yang menghibur pengunjung, serta pembagian doorprize bagi masyarakat yang beruntung.
Kepala BPS Kabupaten Majene, Dina Srikandi, dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas sensus. Sinergi antara pemerintah, BPS, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci kesuksesan dalam memetakan potensi ekonomi daerah yang lebih tangguh.
Laporan: Aby Garudapos






